Rhaisya Candrika, Kutu Buku yang Terpilih Jadi Putri Remaja, Akan Sosialisasikan Wisata Purwakarta

"Sempat ada rasa putus asa dan pesimis dan merasa tak percaya diri, karena harus membagi waktu antara pendidikan dan dunia modeling"

Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Rhaisya Candrika, Putri Remaja Purwakarta 2021 

RHAISYA Candrika (16), siswi SMAN 1 Purwakarta terpilih menjadi juara pertama dalam ajang Putri Remaja Purwakarta 2021 setelah mengalahkan 28 finalis yang telah melalui tiga tahapan yaitu  interview, karantina, dan acara puncak.

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Meiky Ariviano (45) dan Riana Maryana (44) masih duduk di kelas 11 IPA.

Rhaisya mengaku ia mencintai dunia modeling sejak kecil dan berkat dorongan dari kedua orangtuanya, dia pun mulai menekuni serius dunia modeling pada SMA dengan mengikuti sejumlah ajang.

Rhaisya Candrika, Putri Remaja Purwakarta 2021
Rhaisya Candrika, Putri Remaja Purwakarta 2021 (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

"Saya pernah ikut di ajang Wajah Pesona Indonesia meraih the best 1 cat walk. Dan alhamdulillah sekarang bisa memenangkan sebagai Putri Remaja Purwakarta pertama," katanya saat ditemui di kediamannya di Jatiluhur, Purwakarta, Selasa (23/3/2021).

Gadis yang mengidolai artis juga model Maudy Ayunda ini pun mengaku bahagia atas apa yang telah dilakukannya dan memberikan hasil memuaskan.

Ia juga sangat berterima kasih kepada kedua orangtuanya yang tiada henti memberikan dukungan kepadanya selama mengikuti ajang ini.

Baca juga: Hadiah Ulang Tahun Terindah untuk Bupati Purwakarta Adalah Puisi dari Sang Suami

"Sempat ada rasa putus asa dan pesimis dan merasa tak percaya diri, karena harus membagi waktu antara pendidikan dan dunia modeling. Tapi, beruntung orangtua selalu memberikan dukungan sehingga saya bisa bagi waktu antara pendidikan dan karir modeling," ujar gadis yang mencintai pelajaran Matematika dan Biologi ini.

Terpilih sebagai Putri Remaja Purwakarta, Rhaisya merasa bahwa Purwakarta merupakan wilayah yang sangat istimewa meskipun cakupannya tak sebesar wilayah lain.

Baca juga: Haji Aming Jadi Ketua DPD PAN Purwakarta, Wakil Bupati Itu Targetkan Satu Kursi Setiap Dapil

Di samping itu, kata Rhaisya, pemimpinnya yakni Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sangatlah mendengarkan aspirasi masyarakatnya.

"Budaya-budaya di Purwakarta sangat beragam apalagi bangunan-bangunan yang ada di Purwakarta sangat unik campuran modernisasi dengan Sunda," katanya.

Rhaisya Candrika
Rhaisya Candrika (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Rencana terdekat ini setelah menjadi juara Putri Remaja Purwakarta, Rhaisya ingin mengaktifkan kembali sosial media guna menyosialisasikan budaya dan wisata Purwakarta. Sedangkan untuk target pribadi, ia ingin mengimplementasikan visi misinya pada beauty pageant (kontes kecantikan).

"Aku ingin berbagi dan sharing ke sekolah-sekolah mulai SMP dan SMA mengenai pergaulan-pergaulan remaja yang perlu dijauhi, seperti narkoba dan AIDS," ujarnya.

Rhaisya terpilih menjadi juara pertama ajang Putri Remaja Purwakarta setelah menyingkirkan 21 finalis di malam puncak.

Baca juga: Sebagai Putri Nelayan 2020, Sisil Ingin Menyampaikan Aspirasi Nelayan

Sebenarnya pada 2020, dia sempat mendaftarkan diri di ajang ini, namun dia harus mengundurkan diri lantaran mesti mengikuti seleksi Paskibra tingkat nasional.

"Bagi kawan-kawan yang ingin fokus di dunia model, yang pertama itu ya siapkan dan kuatkan niat. Apakah niatnya untuk jadi putri atau semata karena titel? Pesan saya jangan hanya andalkan kecantikan tapi attitude (sikap)  juga penting," ujarnya.

Ibunda Rhaisya, Riana Maryana (44), mengatakan ia selalu menyarankan anaknya untuk selalu memegang teguh tanggung jawab yang dia miliki. Riana juga mengaku awalnya dia menolak ketika anaknya meminta restu untuk terjun ke dunia modeling.

Baca juga: Vania Alodia Terpilih Jadi Puteri Remaja Jabar, Siap Melaju ke Grand Final Putri Remaja Indonesia

"Ya menolak awalnya. Karena saya awalnya khawatir akan pergaulan di luar. Tapi, akhirnya saya perbolehkan dengan coba berikan nasihat dengan tetap fokus pada pendidikan. Alhamdulillah Rhaisya menurut," katanya.

Riana juga menyebut anaknya ini selalu mencoba sejumlah ajang seperti di Jakarta, Subang, dan tentu Purwakarta. Sosok Rhaisya di mata sang ibu, merupakan sosok pendiam tapi tidak pemalu.

"Dia itu kalau ada semisal tugas atau apapun inginnya harus sempurna. Dia juga seorang kutu buku dan ikuti sanggar menari. Kami (orangtua) berpesan kepadanya untuk jangan angkuh dan harus bisa rendah hati," ujar ibunda Rhaisya. (tribunjabar/nandri prilatama)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved