Tekun Membuat Miniatur Kapal Laut dari Kayu, Toto Rizaldi Banjir Pesanan di Masa Pandemi

“Dari ratusan miniatur kapal yang saya bikin hampir semuanya berupa pajangan. Hanya dua miniatur kapal yang pakai remote control,”

Tribun Jabar/Andri M Dani
Toto Rizaldi di depan miniatur kapal Tianic buatannya. Kapal tersebut dipesan konsumen asa Surabaya dengan nilai Rp 6,5 juta 

KETIKA menganggur setelah lulus dari SMAN 3 Kota Banjar tahun 2010, Toto Rozaldi (28) iseng memanfaatkan dua potong limbah paralon yang tergeletak di halaman rumahnya di sisi Sungai Citanduy.

Paralon bekas ukuran 30 cm oleh Toto dirangkai dengan bahan-bahan lainnya menjadi perahu-perahuan. Mirip miniatur kapal pinisi.

“Saya bikin dua sekaligus, mirip kapal pinisi kecil. Awalnya memang iseng-iseng saja,” ujar Toto Rizaldi kepada Tribun di kediamannya dekat Jembatan Dobo sisi Jalan Ir Sutami,  RT 28 RW 13, Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karang Panimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, beberapa waktu lalu.

Perajin miniatur kapal laut asal Kota Banjar, Toto Rizaldi
Perajin miniatur kapal laut asal Kota Banjar, Toto Rizaldi (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Dua miniatur kapal pinisi yang berbahan awal limbah paralon tersebut dipajangnya di warung sekaligus kediaman Toto yang berada  tak jauh dari sisi Sungai Citanduy .

“Setelah dipajang ternyata ada yang berminat. Tetangga di lingkungan ini juga. Waktu itu satu miniatur pinisi itu saya jual Rp 25.000,” katanya.

Ternyata itulah awal anak sulung dari dua bersaudara tersebut “terjerumus” jadi perajin model miniatur kapal (building ship model maker).

Baca juga: Selama Belajar di Rumah Syamsul Hasilkan Pundi-pundi Rupiah dari Membuat Miniatur Truk

Sebuah profesi unik yang jauh dari cita-cita Toto, yakni ingin jadi tentara.

“Cita-citanya sih ingin jadi tentara. Tapi keburu jadi anak gaul, pakai dianting segala. Kalau teman ada yang lolos jadi tentara,”  ujar Toto sembari tersenyum.

Dari latar belakang keluarga yang tidak ada yang menjadi pelaut, Toto justru sukses menjadi perajin miniatur.  Ia sendiri juga bukan pengemar kartun popeye atau animasi tentang kapal dan pelaut.

Perajin miniatur kapal laut asal Kota Banjar, Toto Rizaldi sedang menggarap miniatur kapal pesanan
Perajin miniatur kapal laut asal Kota Banjar, Toto Rizaldi sedang menggarap miniatur kapal pesanan (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Tahun 2012, Toto mulai serius dengan keisengannya tersebut. Ia belajar secara otodidak, mencari banyak informasi dari google secara online. Serta sumber-sumber lainnya.

Karya serius pertama Toto, juga berupa miniatur kapal pinisi. Ukurannya 70 cm, berbahan awal kayu. Miniatur kapal pinisi tersebut terjual Rp 800.000.

“Saya masih ingat, yang belinya anggota TNI dari Batalyon 323 (Buaya Putih Banjar). Daerah ini kan sering dipakai latihan tentara. Waktu istirahat, ada tentara yang mampir ke warung. Tertarik dengan miniatur pinisi yang bahan baku kayu tersebut. Ditawar Rp 800.000, langsung dilepas,” kata Toto.

Baca juga: Maman Rustaman Bikin Miniatur Truk dan Bus dari Kayu yang Mirip Aslinya, Produknya Laris

Sejak itu Toto, tak hanya serius membuat miniatur kapal Ia pun fokus menekuni profesi unik itu .

“Saya fokus hanya sebagai pembuat miniatur kapal,”katanya.   

Sejak 2013 sampai awal 2021 ini sudah ratusan miniatur kapal yang lahir dari tangan Toto. Harga tiap miniatur kapal tersebut pun bervariasi mulai dari Rp 600.000 sampai Rp 3,5 juta.

Toto Rizaldi sedang membuat miniatur kapal laut di rumahnya, Kota Banjar
Toto Rizaldi sedang membuat miniatur kapal laut di rumahnya, Kota Banjar (Tribun Jabar/Andri M Dani)

Bahkan untuk pesanan khusus bisa sampai Rp 6,5 juta. Untuk miniatur kapal dengan remote control (RC)  malah sampai Rp 8 juta. Miniatur kapal pakai RC lebih mahal karena sparepartnya mahal, termasuk dinamonya.

Awalnya Toto, membuat miniatur kapal tidak berdasarkan pesanan. Dibikin kemudian dipajang. Ternyata cukup susah menjualnya meski buah karyanya tersebut dipajang di Facebook maupun WhatsApp (WA).

Akhirnya Toto, membuat miniatur kapal berdasarkan pesanan. Umumnya dilakukan secara online melalui FB atau WA.

Pemesan mengirim foto bentuk kapal asli, berlanjut kemudian dengan permintaan. Soal panjang kapal, keinginan bahan yang digunakan, berikut detail teknis dan hal lainnya. Termasuk soal harga.

Baca juga: Sucipno Bangga Jadi Perajin dan Penjual Produk-produk dari Tanah Liat

Untuk pembuatan satu miniatur kapal, Toto butuh waktu 1 sampai 2 minggu bergantung tingkat kesulitan dan bahan yang digunakan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved