Success Story

Michella Aprodita, Gadis Papua-Cirebon yang Fokus Melestarikan Hutan Indonesia

"Jadi fungsi Putri Hutan ini adalah sosialisasi hutan-hutan yang ada di Indonesia dan melestarikan hutan,"

Istimewa
Michella Aprodita, Putri Hutan Jabar 

BANYAK cara untuk lebih mengenal diri sendiri dan mencoba hal baru di dunia ini. Salah satunya mengikuti kontes kecantikan dimana setiap peserta saling mengenal peserta dari daerah lain.

Hal inilah yang dirasakan oleh Michella Aprodita (24) yang kini mewakili Jawa Barat untuk mengikuti kontes Putri Hutan Indonesia.

Dihubungi Tribun, perempuan kelahiran Cirebon, 23 Maret 1996 ini mengatakan kontes kecantikan Putri Hutan Indonesia memang baru meluncurkan generasi pertama.

Michella Aprodita
Michella Aprodita (Istimewa)

"Sebenarnya pendaftaran sudah sejak 2019 dan final pada 2020. Tapi karena pandemi, semua kegiatan diundur dan baru akan kembali diadakan pada April 2021," ujar Michella.

Melalui Putri Hutan Indonesia, kata Michella, ia fokus menjaga hutan di Indonesia.
Ia melihat banyak manusia yang masih suka lalai akan arti penting sebuah hutan. Apalagi hutan di Indonesia itu begitu luas dan banyak.

"Jadi fungsi Putri Hutan ini adalah sosialisasi hutan-hutan yang ada di Indonesia dan melestarikan hutan," ucapnya.

Mengikuti kontes kecantikan seperti ini bukanlah hal yang pertama kali bagi Michella, sebelumnya ia juga mendapatkan gelar Miss Global Jabar 2020.

Tugasnya sebagai Miss Global, kata Michella, bergerak di bidang lingkungan dan sosial juga.
"Kita repost akun tentang kehutanan tapi nggak sampai mengampanyekan langsung karena keterbatasan gerak di lapangan akibat pandemi," ujar mahasiswi Jurusan Perpajakan di STIAMI Bekasi ini.

Michella Aprodita, gadis asal Cirebon
Michella Aprodita, gadis asal Cirebon (Istimewa)

Ketertarikan Michella akan sebuah kontes kecantikan diakuinya bukan karena popularitas. Namun ia ingin memberikan tantangan kepada dirinya sendiri untuk bisa keluar daari zona nyaman.

"Sebagai perempuan dan masih muda, aku harus keluar dari zona nyaman. Aku nggak mau hidup monoton, harus bisa bergerak, mencari sesuatu hal yang baru sebagai pengalaman hidup," ujarnya.

Baca juga: Ardhina Merancang Hijab 4 In 1, Ingin Membangun Mimpi Bersama Anak-anak Muda yang Kreatif

Apalagi saat ikut kontes kecantikan nasional, Michella merasa senang bisa bertemu dengan Putri daerah lain dan ia bisa menjalin relasi dengan baik.

Di balik keanggunan seorang Putri Hutan Jawa Barat, ternyata dahulu Michella memiliki tampilan yang tomboy. Ia pun ikut lomba pencak silat dan bola basket saat masih sekolah.

Baca juga: Gea: Menangis Tak Membuat Masalah Hilang, Perempuan Tetap Harus Meraih Mimpi

"Kalau olahraga pencak silat, aku memang sejak kecil ikut karate juga untuk pertahanan diri," ujar lulusan SMA Saint Mary, Cirebon ini.

Memiliki hobi olahraga, justru membuat Michella juga dikenal tidak pernah menggunakan kosmetik.
Namun kini penampilannya justru berubah, lebih feminim dan manis dengan riasan make up di wajahnya.

Untuk menuju babak final Putri Hutan Indonesia, Michella mempersiapkan untuk belajar public speaking, pengetahuan soal hutan, dan cara berjalan di atas panggung.

"Kulit Aku Cokelat dan Rambut Aku Keriting”

KULIT putih, wajah tirus, rambut lurus panjang, badan tinggi semampai menjadi hal utama yang akan muncul dalam benak ketika mau mengikuti kontes kecantikan.
Sebagian orang mungkin masih terjebak dalam definisi cantik yang selama ini dikemas dalam bentuk yang seragam.

Padahal, cantik itu bukan berarti diri Anda memiliki hal yang sama dengan orang lain.
Memiliki darah campuran Papua dan Cirebon, membuat Putri Hutan Jawa Barat 2021, Michella Aprodita (24) terlihat unik dan berbeda dari kontestan putri kecantikan pada umumnya.

"Ternyata dunia kontes kecantikan itu nggak hanya fisik saja yang dilihat, tapi pengetahuann, kepribadian juga dilihat," ujar Michella saat dihubungi, Jumat (5/3).

Baca juga: Febby Masih Tetap Melukis Meskipun Pesanan Berkurang, Ingin Pindah ke Sukabumi

Ia menceritakan pengalamannya sebelum menjadi Putri Hutan Jawa Barat. Perempuan kelahiran Cirebon, 23 Maret 19996 ini sempat tidak percaya diri dengan bentuk fisiknya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved