Success Story

Wawan Hernawan Mengabdikan Hidup untuk Keperawatan

"Dorongan orang tua lah yang membuat mata saya terbuka betapa luhurnya profesi keperawatan itu,"

istimewa
Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat 

MENJADI  seseorang hari ini tidak selalu sebagai buah gambaran yang dicita-citakan saat masih duduk di bangku sekolah atau kampus.

Banyak sekali faktor yang membuat diri kita hari ini tidak "sinkron" dengan apa yang dicita-citakan sebelumnya. Faktor keluarga, pendidikan, lingkungan bahkan kebetulan bisa menjadi pemicu hidup seseorang di masa yang akan datang.

Hal ini pula yang membuat hidup Wawan Hernawan SKp MKep menjadi seorang pengabdi di bidang keperawatan hingga saat ini.

Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat
Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat (istimewa)

Mengaku tak pernah terlintas sebelumnya menjadi seorang perawat dan pelayan masyarakat di bidang kesehatan, Wawan tak pernah bermimpi menjadi seeorang yang bergelut di bidang keperawatan.

Karena dorongan keluarga lah, Wawan akhirnya jatuh cinta dengan dunia keperawatan. Ia kemudian melahirkan pandangan berbeda tentang keluhuran profesi seorang perawat.

"Dorongan orang tua lah yang membuat mata saya terbuka betapa luhurnya profesi keperawatan itu," kata Wawan dalam wawancara virtual dengan Tribun, belum lama ini.

Pria kelahiran Pandeglang  1 Oktober 1962 ini,  mengatakan,  ada rasa menyentuh hati ketika ia pertama kali mengenal dunia keperawatan yaitu ketika mulai menempuh pendidikan keperawatan di Akper dr Otten Bandung pada 1982

Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat
Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat (istimewa)

Ketika itu ia mulai merasakan betapa mulianya seorang perawat karena harus rela mengabdi untuk melayani kesehatan masyarakat dalam hidupnya.

Seorang perawat harus rela mengutamakan kepentingan orang lain yang berarti pengabdian.   

"Saya pun kemudian serius dan lebih semangat menempuh pendidikan. Alhamdulillah dalam tiga tahun mampu lulus menjadi salah satu mahasiswa terbaik," kata Wawan.

Sejak saat itu, Wawan pun secara penuh tanpa syarat mengabdikan  seluruh hidupnya untuk mengabdi dalam dunia keperawatan.

Tak sekadar mengabdi namun Wawan pun ingin menunjukkan bahwa selain sebagai sebuah profesi mulia, perawat pun adalah profesi yang bisa membuat hidup seseorang menjadi penting bagi orang lain, baik di masa kini maupun akan datang. 

Wawan Hernawan, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat
Wawan Hernawan, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat (istimewa)

Ketua DPW PPNI Jawa Barat

WAWAN Hernawan SKp MKep sudah mengalami sederet perjalanan panjang di berbagai bidang, baik diorganisasi maupun di profesi.

Di bidang organisasi, ayah dua anak ini tercatat sebagai Ketua DPW PPNI Jawa Barat sejak 2016 hingga 2021. Perjalanan menjadi pucuk pimpinan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat ini dimulai ketika ia menjadi Sekretaris PPNI di RSHS Bandung pada 1990-1995 dan kemudian menjabat Ketua PPNI RSHS 1995-2000.

Di masa ini, pada 1996 ia memperoleh Sertifikasi Bedah Ortopedi dan Kamar Bedah RSHS.

Karier organisasinya kemudian menanjak ketika ia dipercaya menakhodai PPNI Kota Bandung pada 2000-2010 (dua periode).

Di masa perjalanan sebagai Ketua PPNIKota Bandung, ia pun didaulat menjadi Wakil Ketua Yayasan PPNI Jawa Barat (2005-2007) dan Wakil Direktur Akper PPNI Jawa Barat.

Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat
Wawan Hernawan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat (istimewa)

Sederet catatan mentereng lainnya adalah ditunjuk sebagai Ketua Prodi Ilmu Keperawatan STIKES Bhakti Kencana Bandung serta penunjukan sebagai Tim Bencana Alam Nasional Kementerian Kesehatan (1997-sekarang).

"Pada 2011 sampai 2016 saya ditunjuk menjadi Wakil Ketua PPNI Jabar dan alhamdulillah setelah itu, pada 2016 hingga sekarang dipercaya menjadi Ketua PPNI Jabar," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved