Febby Masih Tetap Melukis Meskipun Pesanan Berkurang, Ingin Pindah ke Sukabumi

"Kemarin masih ada sisa uang tabungan, tapi sekarang mah sudah abis, sebentar lagi juga mau pindah di Sukabumi"

instagram @skp-indonesia
Feby Ayu Arianti 

MASIH ingat Febby Ayu Arianti, gadis belia penjaga warung kopi yang juga jago melukis dari Kampung Cirendeuy, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi ?

Febby yang sempat tidak bisa melanjutkan sekolah setelah lulus madrasah tsanawiyah (MTs) itu kini sedang menjalani pendidikan sekolah menengah atas (SMA) di Jakarta, tepatnya di SMA 1 Barunawati, Palmerah, Slipi Jakarta Barat.

Di Jakarta Febby sempat tinggal di rumah kerabatnya, namun Febby harus memilih pindah dari rumah kerabatnya dan tinggal di rumah kontrakan.

Feby Ayu Arianti (17), gadis belia penjaga warung kopi di Kampung Cirendeuy, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi jago berbahasa Inggris dan melukis viral di media sosial.
Feby Ayu Arianti (17), gadis belia penjaga warung kopi di Kampung Cirendeuy, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi jago berbahasa Inggris dan melukis viral di media sosial. (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

Saat dihubungi Tribunjabar.id, Febby mengatakan, ia memilih pindah dan tinggal di kontrakan karena ingin hidup mandiri.

"Ini di Jakarta sekarang saya ngontrak . Enakan sendiri sih mandiri gak ada masalah," ujar Febby via telepon belum lama ini.

Baca juga: Kisah Abi Abdilah Warga Sukabumi yang Tersesat di Hutan Gunung Gede Pangrango dan Berhasil Selamat

Febby mendapat beasiswa dari perusahaan Biofarma. Di SMA ia mengambil jurusan IPS. Beasiswa Biofarma ini sampai perguruan tinggi. Namun kalau Febby pindah sekolah ke Sukabumi, Biofarma tak bisa bantu lagi.

Meski memilih tinggal sendiri, namun Febby semengaku kebingungan karena uang tabungannya mau habis, terlebih saat ini pemesan lukisannya berkurang.

Feby Ayu Arianti
Feby Ayu Arianti (Tribun Jabar/Rizal Jalaludin)

"Kemarin masih ada sisa uang tabungan, tapi sekarang mah sudah abis, sebentar lagi juga mau pindah di Sukabumi, soalnya di Sukabumi mah makan gak susah, sama dekat juga sama orang tua. Kemarin ada yang siap beri beasiswa di SMK tapi tak sampai perguruan tinggi," ucapnya.

Febby masih menjalani profesinya sebagai juru gambar.

"Ada yang pesan, tapi sekarang sudah jarang, susah. Jualnya iya online. Ada pesanan dari Jawa, Sukabumi, Jakarta, ada dari mana aja sih. Nanti gambar dikirim via paketi terus transfer uang ke rekening. Biasanya gambar muka pemesan sendiri, harganya Rp 130 ribu sudah plus ongkir," katanya. (tribunjabar/m rizal jalaludin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved