Mei Ping Chandra Raih Piala Bergilir Tea Educator, Mendidik Masyarakat Cara Menyeduh Teh yang Baik

"Teh Indonesia itu bagus tapi bisa saja salah menyeduh sehingga kualitas rasanya bisa jadi kurang enak dan manfaat kesehatannya"

TribunJabar/Putri Puspita
Mei Ping Chandra meraih piala bergilir sebagai pendidik teh (teh educator) dari Pusat Peneliitian Teh dan Kina 

HAMPARAN luas kebun teh bisa mudah ditemukan di wilayah Jawa Barat.  Apalagi ketika liburan ke Ciwidey dan Pangalengan, wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan hijau kebun teh yang menyegarkan.

Menikmati secangkir teh bukanlah hal baru, aroma dan rasa teh begitu kental dan sudah menjadi minuman sehari-hari.

Kebiasaan minum teh pun sudah menjadi budaya turun menurun yang biasa dinikmati saat pagi dan malam hari.

Mei Ping Chandra meraih piala bergilir sebagai pendidik teh (teh educator) dari Pusat Peneliitian Teh dan Kina
Mei Ping Chandra meraih piala bergilir sebagai pendidik teh (teh educator) dari Pusat Peneliitian Teh dan Kina (TribunJabar/Putri Puspita)

Namun kini popularitas teh jika dibandingkan kopi tidak seimbang di masyarakat. Tidak banyak yang tahu, teh juga memiliki jenis yang beragam dan proses menyeduhnya pun berpengaruh pada kualitas rasanya.

Untuk mengedukasi masyarakat tentang minum teh yang baik, Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung (PPTK) menghadirkan kompetisi nasional Tea Educator yang dimenangkan oleh Teabumi.

Baca juga: Teh Mican Tidak Pernah Berpikir Dua Kali untuk Memulai Usaha, Dari Usaha Butik Kini Jualan Kopi

Teabumi adalah brand lokal teh asal Bandung yang menghadirkan berbagai varian teh dengan penyajian yang lebih kekinian.

Pemilik usaha Teabumi, Mei Ping Chandra mengatakan PPPTK melihat banyak kesalahan informasi di lapangan tentang cara menyeduh teh.

Adanya event ini, kata pengusaha teh yang akrab disapa Ica diharapkan bisa memberikan informasi yang jelas tentang teh kepada penikmat teh.

"Teh Indonesia itu bagus tapi bisa saja salah menyeduh sehingga kualitas rasanya bisa jadi kurang enak dan manfaat kesehatannya nggak dapet," ujar Ica saat ditemui di Teabumi, Jalan Pajajaran, Senin (1/2/2021).

Di babak penyisihan, Teabumi menghadirkan video dengan materi cara menyeduh green tea.

Di video tersebut, Teabumi menjelaskan bagaimana cara menyeduh green tea yang baik, mulai dari suhu dan gramasi.

Teabumi
Teabumi (TribunJabar/Putri Puspita)

Lalu di babak final, Teabumi membuat video yang lebih lengkap tentang white tea.

"Teabumi membuat video  tentang bagaimana cara seduh yang enak untuk teh panas dan dingin," ujar Ica.

Ia mengatakan untuk jenis white tea memang sensitif terhadap suhu air. Jika wisatawan membeli white tea yang harganya memang cukup mahal dan tidak tahu cara seduhnya maka rasa yang didapatkan tidak akan sempurna.

Oleh karena itu Teabumi ingin masyarakat lokal tahu akan teh Jawa Barat memiliki kualitas rasa yang enak.

"Ada yang bikin white tea nggak sesuai suhu dan malah merasa rasa teh nya sepet, kan sayang banget," ujarnya.

Ia berharap setelah dinobatkan sebagai tea educator, masyarakat bisa menyeduh teh dengan benar di rumah supaya bisa mendapatkan rasa yang sesuai. (tribunjabar/putri puspita)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved