Ujang Yaqub Tekuni Wayang karakter Sejak 1994, Hasil Karyanya Dijual Hingga ke Jepang dan Kanada

"Kalau geluti wayang foto (karakter) dimulai 1994 setelah tiga bulan menikah sampai saat ini,"

tribunjabar/nandri prilatama
Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta 

UJANG Yaqub (46), warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta lihai membuat wayang tokoh atau wayang karakter.

Saat ditemui di kediamannya di Desa Sukatani, Kamis (28/1/2021), jari-jari Ujang begitu cekatan membuat wajah Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin. 

Tampak di belakang pak Ujang berjejer wayang-wayang karakter para Presiden RI, mulai Ir Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo.

Satu lagi, terlihat pula wayang karakter mantan bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. 

Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta
Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Butuh waktu selama dua minggu baginya untuk membuat satu buah wayang karakter ini dari proses penggambaran hingga penyelesaian.

Ujang menjelaskan awal mula menggeluti kerajinan wayang ini pada 1987 atau tepatnya selepas tamat sekolah dasar dengan langsung bekerja di Jakarta.

Dia awalnya bekerja di sebuah galeri wayang di Jakarta sebagai tukang bersih-bersihnya. Namun, akhirnya berkeinginan belajar membuat wayang karakter

"Kalau geluti wayang foto (karakter) dimulai 1994 setelah tiga bulan menikah sampai saat ini," katanya. 

Baca juga: Tidak Perlu Waktu Lama untuk Epin Syaprudin Membikin Satu Wayang Golek, Wajah Terserah Pemesan

Ujang mengaku di masa pandemi corona ini usahanya tersendat lantaran minim pesanan. Sebelum corona ini, kata Ujang, ia hampir dapat pesanan puluhan bahkan bisa sampai satu album mengantre sampai tiga bulan ke depan.

Pemesan wayang karakter biasanya terlebih dahulu memberikan uang muka.

"Wayang karakter buatan saya sudah ada yang membeli dari Bali dan luar negeri, seperti Kanada dan Jepang," katanya.

Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta
Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Adapun jenis kayu yang biasa dia pakai untuk pembuatan wayang karakter ini ialah kayu lame atau di daerah Jakarta dan Jakarta dikenal dengan kayu pule, serta biasa menggunakan kayu abasiyah.

Untuk satu wayang karakter, Ujang mematok tarif Rp 3 juta ukuran tinggi 80 sentimeter dan lebar 20 sentimeter. Sedangkan untuk wayang golek seharga Rp 300 ribu sampai Rp 700 ribu.

Baca juga: Ramdan Kosasih, Penjual dan Perajin Wayang Golek yang Tersisa di Kawasan Braga Kota Bandung

"Biasanya saya kalau buat wayang karakter dua minggu. Tapi, kalau wayang golek paling lama lima hari. Biasanya untuk wayang karakter waktu lamanya pada pembuatan kepala butuh waktu 3 sampai 4 hari termasuk pengecatannya," katanya.

Ketika ditanya apakah pejabat-pejabat negara atau daerah ada yang telah membeli wayang buatannya, Ujang mengaku belum ada pejabat daerah yang membelinya. Kebanyakan, kata Ujang, banyak pembeli dari pihak swasta atau perusahaan.

"Belum (pejabat) mah, hanya yang beli kebanyakan dari perusahaan bank atau swasta. Tapi, kalau anaknya pak Dedi Mulyadi yaitu A Maula sudah datang ke sini," ucapnya.

Baca juga: Dari YouTube, Dedi Mulyadi Bisa Dapat Duit Seharga Mobil Murah Tapi Dibagi Lagi ke Warga Miskin

Mengawali dari keisengannya mencoba membuat wayang karakter dia tuangkan dengan membuat karakter wajahnya sendiri dan akhirnya dia mampu hingga dijadikannya sebagai profesi.

Dia pun mengaku masih ada yang perlu perbaikan-perbaikan dalam pembuatan wayang karakternya ini, seperti wayang karakter Presiden Joko Widodo. Dia menyebut banyak yang mengira itu adalah wayang bergambar mantan Presiden Amerika Serikat, Obama.

Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta
Perajin wayang karakter, Ujang Yaqub, asal Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Purwakarta (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

"Alhamdulillah pembuatan wayang karakter ini menjadi profesi. Biasanya ketika saya mengetahui karakter orang yang hendak dibuat itu lebih mudah dan lebih singkat pembuatannya hanya memakan waktu seminggu," ujar Duda dua anak ini yang  berhasil menguliahkan dan menyekolahkan SMA anaknya hingga tamat.

Pria yang menyekolahkananaknya hinggatamat SMA ini mengaku biasanya dia tinggal di Jakarta namun setelah adanya pandemi ini balik ke kampung halamannya di Sukatani tepatnya setelah Lebaran 2020.

Baca juga: Cerita Bhatara, Hidup dari Wayang dan Dedikasikan Diri Jadi Dalang, Kini Geluti Wayang Kulit Sunda

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved