Belajar dari Thailand

Indra Kembangkan Budi Daya Kurma Tropis di Banjaran, Sebulan Bisa Jual 1.000 Bibit

"Saya awalnya melihat di Facebook di Thailand terdapat kebun kurma yang bisa tumbuh dan berbuah bagus,"

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
tempat pembudidayaan kurma tropis, Kampung Astaraja, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung 

POHON kurma merupakan pohon yang tumbuh di daerah subtropis, seperti di Timur Tengah. Tumbuhan ini tak cocok bila pohon kurma ditanam di Indonesia.

Banyak orang di Indonesia yang telah menanam kurma, namun tak berhasil. Meski ada yang tumbuh tapi pohonnya tak berbuah, umumnya membawa bibitnya dari daerah Arab.

Namun itu adalah dulu. Kini menanam kurma di daerah tropis seperti di Indonesia ternayat bisa dan terbukti tumbuh subur dan berbuah.

Tanaman kurma tropis itu pun kini dibudidayakan di Kabupaten Bandung.  

Tempat pembudidayaan kurma tropis,  Kampung Astaraja, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung
Tempat pembudidayaan kurma tropis, Kampung Astaraja, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin)

Pembudidaya kurma tropis, Indra Faturohman, mengatakan, pohon kurma subtropis saat ditanam di daerah tropis begitu banyak bedanya mulai dari kelembaban, udaranya, dan lainnya hingga sulit untuk tumbuh dan berbuah.

“ Namun, kurma bisa ditanam di daerah tropis setelah melalui seleksi, penelitian, dan sudah teruji." kata Indra Faturohman, saat ditemui di tempat pembudidayaan kurma tropis, Kampung Astaraja, Desa Margahurip, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Senin (25/1/2021).

Indra menjelaskan, ia mengembangkan varietas-varietas kurma yang sudah teruji di iklim tropis. Memang dalam pengembangan kurma itu tidak di negara  yang bersinggungan 100 persen dengan indonesia, tapi ia melihat dari sisi kelembapannya sama seperti di Indonesia,

“Kami ambil bibit kurma dari Thailand dan India," ucap Indra.

Indra mengaku  tak mau membuat petani Indonesia merugi, jika bibit tersebut belum teruji.

"Untuk mencapai budi daya kurma, seperti di India dan Thailand, mereka sudah mencoba serangkaian jatuh bangun. Dari jatuh bangun itu akhirnya mereka menyeleksi varietas-varietas yang unggul di negaranya masing-masing dan itu yang kami kembangkan, contohnya dari Thailan kurma H 1," kata Indra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved