Syaiful Huda Kembali Terpilih Menjadi Ketua DPW PKB Jabar, Gaungkan Suasana Pesantren di Jabar

"saya ingin ketika bertemu kita menyapa dengan sapaan kang bro. Kalau perempuan teh ning atau teh sis"

TribunJabar
Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda 

SYAIFUL HUDA kembali ditetapkan sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jawa Barat melalui Musyawarah Wilayah DPW PKB Jawa Barat, di GH Universal Hotel, Kota Bandung, Sabtu (9/1).

Berdasarkan hasil Muswil tersebut, Ketua Komisi X DPR RI tersebut ditetapkan kembali sebagai Ketua DPW PKB Jabar untuk lima tahun ke depan.

“Kami yang di tanfidz akan maksimal bekerja, mengambil inisiatif-inisiatif. Sekali lagi partai ini basisnya adalah nilai,” ujar Huda kepada Tribun.

Syaiful Huda kembali ditetapkan sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar melalui Musyawarah Wilayah DPW PKB Jawa Barat, di GH Universal Hotel, Kota Bandung, Sabtu (9/1).
Syaiful Huda kembali ditetapkan sebagai Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar melalui Musyawarah Wilayah DPW PKB Jawa Barat, di GH Universal Hotel, Kota Bandung, Sabtu (9/1). (Tribun Jabar/Syarif Abdussalam)

Ketika partai berbasis nilai, jelas dia, artinya secara kepemimpinan harus dibangun atas kesadaran gagasan yang sifatnya mampu menggerakkan orang karena kreativitas.

Berdasarkan ketetapan Muswil DPW PKB Jabar, telah disepakati Acep Adang Ruhiyat menjadi Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jabar, Sidkon Djampi sebagai Sekertaris Dewan Syuro DPW PKB Jabar, dan Acep Jamaludin sebagai Sekretaris Tanfidz DPW PKB Jabar.

Huda melanjutkan, dalam misi melayani rakyat sebagaimana telah dijadikan tagline PKB Jabar, yakni Peduli Umat Melayani Rakyat, harus dimanifestasikan dalam sapaan yang akrab sesama kader.

“Inilah cara kami mendekatkan diri dengan masyarakat terutama dengan para milenial. Untuk itu saya ingin ketika bertemu kita menyapa dengan sapaan Kang Bro.  Kalau perempuan Teh Ning atau Teh Sis,” ujar pria kelahiran Tuban, 12 April 1977 ini.

Huda meminta keakraaban sapaan itu terus-menerus dijadikan kebiasan setiap hari. Hal ini untuk pengamalan semangat peduli umat bisa menjawab tantangan dalam berdakwah.

Syaiful Huda, Ketua DPW PKB Jabar
Syaiful Huda, Ketua DPW PKB Jabar (istimewa)

“Karena kita semua harus menjadi ajengan di mana-mana. Kita harus urus pondok-pondok pesantren, kita harus urus masjid-masjid, surau-surau yang ada, yang kadang ditinggalkan oleh kita. Anggota dewan bahkan sering lupa kalau dirinya adalah ustaz,” ujar Huda.

Tagline peduli umat tersebut, lanjut dia, akan ditunjukkan oleh semua kader PKB dengan menunjukkan jati dirinya sebagai santri dengan sapaan Kang Ajengan. Itulah, katanya, yang disebut dengan sinergi kepemimpinan kharismatik.

“Ini cita-cita kita semuanya karena kita seluruh santri yang tergabung di PKB seluruhnya harus menjadi santri walupun dia sudah menjadi anggota dewan. Jangan malah menjadi anggota dewan malah lupa kesantriannya,” kata Huda.

Dorongan sinergi kepemimpinan kharismatik dengan kepemimpinan kaum muda itu, kata Huda, dipicu oleh ratusan ulama, ajengan, kiai dan ustaz yang telah berpulang ke Rahmatullah dalam delapan bulan terakhir ini. 

Syaiful Huda, Ketua DPW PKB Jabar
Syaiful Huda, Ketua DPW PKB Jabar (TribunJabar)

“Masya Allah, hampir delapan bulan terakhir beberapa kali Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar menyampaikan, hampir 319 kiai, ajengan, pimpinan pondok pesantren, para alim, meninggalkan kita semuanya,” katanya. 

Karena itulah, tuturnya, PKB Jabar butuh generasi kedua atau generasi muda untuk menggantikan kepemimpinan tersebut. Dia berharap, seluruh ajengan merekomendasikan generasi kedua putra puti terbaiknya sejak saat ini untuk terlibat di PKB. (tribunjabar/syarif abdussalam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved