Rifal Raup Untung Jutaan di Tengah Pandemi, Sukses Beternak Kutu Air, Pesanan Terus Mengalir

"Karena permintaan masih banyak dan kadang tidak terpenuhi saat ini saya sedang kembali membuat kolam untuk ternak kutu air sebanyak dua kolam"

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Muhammad Rifal Zaelani 

AKIBAT dampak pandemi Covid-19 hampir semua sektor perekonomian masyrakat lumpuh, hingga mengakibatkan kerugian dengan nilai yang cukup besar.

Bahkan tidak banyak perusahaan atau industri rumahan yang gulung tikar akibat terdampak virus yang mematikan tersebut.

Namun hal yang berbeda dialami oleh seorang pemuda asal Jalan Kampung Lemburpasir, RT03/05, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi selama pandemi Covid-19 malah dapat meruap pundi-pundi rupiah, pekan lalu.

Muhammad Rifal Zaelani
Muhammad Rifal Zaelani (Tribun Jabar/Fauzi Noviandi)

Pemuda yang meraup keutungan selama pandemi Covid-19 tersebut yaitu, Muhammad Rifal Zaelani yang masih berusia 28 tahun. Untuk menjalankan usahanya tersebut pemuda asli Sukabumi tersebut hanya membutuhkan modal sekitar Rp 200 ribu.

Rifal sapaan akrab pemuda kelahiran Sukabumi 1992 tersebut menjalankan usahanya itu yaitu, melakukan budidaya kutu air. Pemuda yang masih lajang tersebut mengaku telah menjalankan usahanya itu sudah berjalan sekitar satu tahun lalu.

Rifal mengisahkan, awalnya kutu air yang sengaja diperkembang biakan tersebut hanya untuk dijadikan pakan anakan ikan lele dan ikan nila yang baru menetas dan tidak diperjual belikan.

"Kebetulan saya jugakan membudiyakan sejumlah jenis ikan, mulai dari ikan lele hingga nila. Namun karena biaya pakan untuk anakan ikan itu cukup mahal. Sehingga saya benitiastif untuk membudidayakan kutu air," kata pemuda dengan tinggi badan sekitar 167 centimeter.

Berkat kepekaannya terhadapa teknologi dan media sosial, dirinya menyadari bahwa kebutuhan kutu air tengah dicari sejumlah pembudidaya ikan cupang dan ikan hias lainnya.

Mulai dari situ, Rifal mulai memasarkannya lewat media sosial, dibeberapa fanpage Facebook, dan platfrom lainnya. Tidak sia-sia berkat kepekaannya itu, banyak orang yang memesahan kutu air hasi budidaya pemuda yang masih lajang itu.

"Karena lihat di berbagai media sosial sedang ramai dengan ikan cupang, jadi saya sengaja mempostingnya, dan alhamdulliah banyak orang yang memesan kutu air dari kolam saya," ucap pria berkumis tipis saat diwawancarai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved