Gitar Buatan Hassan Nurudin Laris di Kalangan Musisi, Diminati Korea, Pernah Bikin Gitar Raksasa

"Caca Handika kan basic-nya bass bukan penyanyi sebenarnya. Ada empat kali ke sini, sebelum bikin gitar raksasa malahan"

Tribun Jabar/job3-chandra herdiana
Hassan Nurudin perajin gitar asal Banjaran, Kabupaten Bandung. 

BANDUNG memang kota musik, gudangnya para musisi dan orang orang hebat yang bergelut di dunia seni. Salah satunya Hassan Nurudin (56), ia adalah perajin gitar yangmenggeluti gitar sejak tahun 1991.

Bermodal tekad dan sedikit pengalaman, dia membuka usaha ini. Diawali hanya dengan hobi, Hassan Nurudin membuat gitarnya sendiri. Dia mengaku jika memiliki bakat juga di bidang perkayuan, hobi dan bakat bersatu jadilah tokonya yang bernama Fardin Gitar yang terletak di Jalan Raya Anjasari-Banjaran, Kabupaten Bandung.

Dalam sehari dia dapat menyelesaikan satu gitar, dengan cara manual. Ia belajar pertama kali dengan melihat di internet dan majalah-majalah, untuk membuat desain lalu membuatnya sendiri.

Gitar buatan Hassan Nurudin di Fardin Gitar yang terletak di Jalan Raya Anjasari-Banjaran, Kabupaten Bandung.
Gitar buatan Hassan Nurudin di Fardin Gitar yang terletak di Jalan Raya Anjasari-Banjaran, Kabupaten Bandung. (Tribun Jabar/job3-chandra herdiana)

Artis-artis papan atas di Indonesia tak sedikit datang ke toko Hassan untuk memesan gitar yang dibuatnya.

Custom juga, Caca Handika kan basic-nya bass bukan penyanyi sebenarnya. Ada empat kali ke sini, sebelum bikin gitar raksasa malahan.” Ujar Hassan Nurrudin, Rabu (18/11/2020)

Diakui oleh beberapa orang yang datang ke pabrik-pabrik ataupun showroom gitar,ada kepuasan tersendiri jika datang sendiri ke tempat pembuatannya. Mereka bisa memilih bahan bakunya dan melihat langsung proses pengerjaannya, sehingga gitar yang dibeli bisa sesuai dengan keinginannya.

Menurut Hassan, membuat gitar itu gampang-gampang susah. Kalau hanya sekedar menguasai bidang perkayuan. Tapi membuat gitar berkualitas, apalagi untuk para gitaris professional, menuntut keahlian khusus.

Selain benar-benar menguasai bidang pertukangan, juga harus cakap dan jeli memilih bahan baku berkualitas. Dan yang tidak kalah pentingnya, perajin gitar itu harus memahami musik atau mempunyai kepekaan terhadap nada-nada musikal.

Untuk bahan bakunya pun menurut Hassan tidak terlalu sulit. Bodi dan batang gitarnya menggunakan bahan lokal yang gampang di cari, yaitu kayu mahoni atau sonokeling dan molek ukuran 3 mm. sedangkan untuk bagian sparepart seperti equalizer, fiber, spool, dan lain-lain.

Untuk sparepart, Hassan biasanya membeli dari luar negeri, yaitu Korea Selatan. menurut Hassan, dalam masa pandemi saat ini sangat mempengaruhi penjualan. Untuk membeli bahan baku dan sparepart naik, karena untuk membelinya mengikuti harga dolar.

bengkel pembuatan gitar di Fardin Gitar, Banjaran
bengkel pembuatan gitar di Fardin Gitar, Banjaran (Tribun Jabar/job3- chandra herdiana)
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved