Bisnis Akuarium Mini, Berkah Tersembunyi di Tengah Pandemi, Omzetnya Jutaan Rupiah Sehari

"Kebetulan, bisnis ikan cupang juga lagi booming. Para penggemar ikan cupang banyak mencari akuarium-akuarium berukuran kecil..."

Tribun Jabar/Arief Permadi
Sukiyadi dengan akuarium mini hasil karyanya di workshop-nya, Jalan Mitra Sejati Raya 9, Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung 

Anak sulung Sukiyadi, Sukmayanti Nurwahidah (19), sudah kuliah salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bandung. "Anak yang bungsu, Rahman Nugroho, baru 15 tahun. Sekarang sudah kelas tiga SMP. Sepasang, satu perempuan, satu laki-laki," ujar pria asal Yogyakarta, yang sejak 15 tahun lalu menetap di Bandung itu.

"Kalau istri saya, Ernayati, kelahiran Sulawesi. Di Bandung sama sama merantau," ujarnya.

ikan cupang dalam akuarium
ikan cupang dalam akuarium (Tribunnews)

Seperti Hobi
Meski baru beberapa bulan menekuni bisnis akuarium mini, Sukiyadi mengaku, bukan hal sulit baginya untuk membuat akuarium kaca yang bagus dan presisi. Material kaca, baginya juga bukan sesuatu yang asing.

"Sebab, saya 'main kaca' itu sebenarnya sudah lama banget, sejak masih sekolah. Kebetulan, waktu di Yogyakarta, saya sekolahnya di Sekolah Menengah Industri, ambil jurusan Kriya Kaca. Jadi ini rasanya seperti hobi, tapi menghasilkan uang," ujarnya.

Sejauh ini, kata Sukiyadi, kebanyakan pembeli akuarium mininya berasal dari Kompleks Griya mitra, tempatnya tinggal, dan dari kompleks-kompleks yang ada di sekitarnya. Namun, itu pun sudah banyak. "Mungkin karena yang buat akuarium mini itu sedikit, sementara yang bisnis dan suka ikan cupang itu banyak banget. Jadinya keperluan akuariumnya juga banyak," ujarnya.

Namun, selain membuatnya gembira, banyaknya pelanggan yang datang ke workshop-nya untuk membeli akuarium, diakui Sukiyadi, kadang juga membuatnya khawatir karena bagaimana pun pandemi Covid-19 ini belum berakhir. Terlebih, selain terdiri dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa, pelanggannya juga terkadang lupa tak mengenakan masker, atau memakai masker tapi melorot sehingga lubang hidungnya tak tertutup.

"Kalau sudah begitu, selain menjaga jarak, saya biasanya suka mengingatkan dengan halus. Kadang sambil bercanda juga," ujarnya.

Meski pandemi Covid-19 ini membuat bisnis akuarium mininya laku keras, Sukiyadi berharap, pandemi segera berlalu.

"Saya ingin semuanya bisa kembali normal karena bagaimana pun pandemi ini merepotkan kita semua. Kita tak tahu kapan virus itu menghampiri. Kita berhadapan dengan sesuatu yang enggak kelihatan," ujarnya.

Menjaga Kewarasan
Adiardi (48), warga Cileunyi, yang sudah beberapa kali membeli akuarium mini di tempat Sukiyadi, mengaku senang membeli akuarium untuk cupangnya di sana. Bukan saja karena harganya yang relatif murah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: TribunJabar
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved