Impresonator Elvis

Mengabadikan Elvis Presley, Hanche dari Bandung ke Pentas Internasional, Mengharumkan Indonesia

"Orang luar tahunya Indonesia itu negara mayoritas muslim yang kaku. Mereka kaget bahwa di Indonesia juga punya ETA bernama Hanche"

Tribun Jabar
Penampilan Hanche Presley 

PESONA Elvis Presley tak akan lekang oleh waktu. Elvis tidak mati, dia masih hidup. Begitu kira-kira ungkapan yang didengung-dengungkan para pecinta musik rock n roll, khususnya bagi para penggemar Elvis Presley.

Ya sudah hampir setengah abad, Elvis meninggal dunia. Namun penyanyi rock n roll kelahiran Tupelo, Mississippi, Amerika Serikat pada 1935, itu hingga kini terus dikenang dan memiliki jutaan penggemar fanatik di seluruh planet bumi.

Karakter vokalnya yang khas dengan vibra tebal dan panjang plus wajah yang ganteng, Elvis tak saja digemari kaum pria, namun terutama kaum wanita di masanya.

Bagi pria, bisa bernyanyi seperti Elvis akan terdengar lebih gentle dan membanggakan. Ini karena karakter suara Elvis yang sangat khas dan memiliki skill tinggi.

Salah satu gaya Henche
Salah satu gaya Henche (Tribun Jabar)

Butuh kerja keras dan lama bagi peniru gaya vokalnya. Di Indonesia, cukup banyak penggemar Elvis yang masih tetap mengabadikan lagu-lagu dan karya sang legenda.

Meski banyak peniru, sangat sedikit sekali orang yang bisa diidentikkan sebagai impresonator atau peniru murni yang layak diakui, baik dari segi penampilan maupun karakter vokalnya.

Satu di antara impresonator Elvis di Tanah Air adalah Hanche. Kemiripan gaya dan suaranya dengan The King diakui dunia internasional sehingga ia sering disebut Hanche Presley.

Saat beraksi di atas panggung bersama band khususnya, The King Creole Band, Hanche menjelma menjadi sosok Elvis.

Ia bahkan dianggap nyaris sempurna menirukan gaya khas dan karakter vokal Elvis. Itu membuat para fan Elvis terkesima dan merasa sang legenda masih hidup dan sedang beraksi di panggung.

"Jangan dilebih-lebihkan, saya cuma peniru, hanya penggemar dan saya hanya pelestari Elvis Presley. Saya tidak bisa menggantikan dia dengan cara apa pun," kata Hanche ketika ditemui Tribun Jabar di rumahnya di kawasan Astana Anyar, Kota Bandung, belum lama ini.

Menurut Hanche, sosok Elvis memang tak akan bisa tergantikan oleh siapapun di muka bumi ini. Dia hanya bisa "dihidupkan" melalui karya-karyanya, menirukan aksi panggung sang legenda, termasuk membawakan lagu-lagunya plus pakaian kebesaran khas Elvis.

Karena itu, Hanche mengaku hanya sebagai pelestari Sanga Legenda agar karya-karyanya Elvis tetap abadi dan selalu hadir di tengah masyarakat.

Terlebih, musik karya-karya Elvis merupakan sebuah warisan, yang hingga kini, masih diakui sebagai cikal-bakal lahirnya banyak genre musik.

"Bahkan di awal karier mereka, John Lennon dan Paul McCartney (The Beatles) sekalipun sangat mengagumi Elvis yang kemudian memberikan pengaruh cukup besar terhadap musik-musik mereka di masa berikutnya," kata Hanche.

Pengarus Elvis pun sangat besar ke dalam kehidupan Hanche. Pria kelahiran 1977 tersebut kini sangat identik dengan sosok Elvis di kancah dunia hiburan tarik suara Bandung dan nasional.

Bahkan, Hanche pun kerap mewakili Indonesia sebagai Elvis impresonator dari Indonesia ketika berlaga di panggung internasional.

Penampilan Henche Presley di pentas menyanyikan lagu-lagu Elvis dengan apik dan merdu
Penampilan Henche Presley di pentas menyanyikan lagu-lagu Elvis dengan apik dan merdu (Tribun Jabar)

Gaya Rambut Elvis Sejak SD

Kecintaan Hanche terhadap Elvis Presley sudah muncul sejak ia duduk di bangku sekolah dasar. Ketika itu, ia sering mendengar tetangganya memutar lagu-lagu Elvis Presley dan The Beatles.

Hanche mengagumi keduanya, namun lebih merasa senang bila bisa seperti Elvis. Kemudian, dia pun mulai mengikuti gaya Elvis.

"Sejak SD gaya rambut saya sudah Elvis, waktu itu saya enggak sabar pengen cepet-cepet SMA agar bisa pakai celana panjang ke sekolah," kata Hanche sambil tertawa lepas.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
106 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved