Evi Novianti, Dosen Fikom Unpad yang Peduli Pariwisata

"Mendalami pariwisata itu asyik, di sini orang-orangnya baik, solid, selalu mampu membentuk tim yang mampu membangun"

Penulis: TribunJabar
Editor: Kisdiantoro
Tribun Jabar
Dr Evi Novianti SSos MSi, Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (kiri) bersama putrinya, Rahmatika Desiana. 

BANYAK sekali cara yang bisa ditunujukkan untuk mencintai tanah air dan kelahiran. Salah satunya dengan jalan mengembangkan atau peduli pariwisata melalui bidang yang ditekuni.

Hal inilah yang dilakukan oleh Evi Novianti. Melalui bidang akademis yang menjadi profesinya, ia, tak pernah menyerah menggelorakan semangat pariwisata Jabar, baik di kawasan lokal maupun internasional.

Kepada Tribun Jabar, Evi mengatakan, ia tak pernah lelah meyuarakan pariwisata lokal karena memang dunia pariwisata saat ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya.

"Pariwisata adalah kesenangan, bagi saya everything adalah tourism," ujar Evi di Gedung Pascasarjana Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Bandung, belum lama ini.

Evi yang merupakan dosen dan peneliti pada program studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad ini mengatakan, Jabar adalah wilayah yang sudah memiliki banyak syarat menjadi salah satu destinasi pariwisata regional bahkan internasional.

Setiap jejak di area wisata Jabar, kata Evi, bisa dimanfaatkan menjadi sebuah komoditas yang menghasilkan nilai ekonomi.

"Misalnya pantai Pangandaran. Orang kini tidak hanya bermain air saja di sana, namun juga memanfaatkan semua hal yang ada di sana, kulinernya, penginapannya, oleh-olehnya, dan lain sebagainya," kata dosen yang berkarier di Unpad sejak 2003 ini.

Tak hanya itu, Jabar pun masih memiliki berbagai "cadangan" kawasan wisata yang belum tereksplorasi seluruhnya, Satu di antaranya kawasan Sukabumi Selatan yang belum sepenuhnya tersentuh promosi. Padahal kawasan ini memiliki potensi pariwisata yang luar biasa, tidak kalah dengan kawasan-kaawasan lain di Indonesia.

Hanya yang patut disayangkan, kata dia, sejauh ini promosi yang dilakukan masih belum maksimal. Hal ini membuat pariwisata Jabar masih belum bisa tampil menjadi yang terdepan di Indonesia. Media, menurntya, menjadi pihak yang sangat berperan untuk mempromosikan pariwisata Jabar ke dunia internasional.

"Memang untuk internasional masih kurang promosi, harus ada jejaring (networking) dan kerja sama. Tapi kebetulan, mahasiswa kami banyak sekali yang memiliki potensi dan jejaring. Selain itu, media menjadi pihak lain yang bisa berperan mengangkat pariwisata, terutama melalui kanal media daring seperti Youtube, medsos, dan lain sebagainya," kata Evi.

Begitulah sosok Evi Novianto. Dalam kesempatan apa pun, dunia pariwisata selalu disinggung dalam setiap obrolannya. Ini membuktikan betapa Evi sangat mencintai dan peduli dunia pariwisata dan selalu ingin menjadikan wisata Jabar sebagai yang terdepan di masa datang.

"Mendalami pariwisata itu asyik, di sini orang-orangnya baik, solid, selalu mampu membentuk tim yang mampu membangun. Saya pun masih terus harus belajar dan belajar," katanya. (kemal setia permana)

--- Baca Selengkapnya di Tribun Jabar, edisi Minggu, 20 September 2020---

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved