Cerita Odading Mang Oleh, Jajanan Viral di Bandung yang Disebut Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil

Odading Mang Oleh sedang viral di Bandung. Mang Sholeh, pemiliknya, bercerita bagaimana produksinya meningkat setelah odadingnya diviralkan Ade Lomdok

Editor: Sasonoadi
TRIBUNJABARWIKI/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Tempat jualan Odading Mang Oleh di Pasar Kosambi Bandung sedang ramai dikunjungi pelanggannya. 

Laporan wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABARWIKI.COM - Odading Mang Oleh menjadi konten viral di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Banyak orang membicarakannya.

Bahkan Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil pun menyebutnya setelah disuntik vaksin Covid-19 pada Senin (14/9/2020).

Kang Emil, begitu sapaan akrabnya, mengatakan setelah disuntik vaksin Covid-19 itu lah waktunya membeli Odading Mang Oleh.

Mengenal Manfaat Enzim hingga Efeknya Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

7 Daftar Makanan yang Kaya Kandungan Enzim Alami

3 Sajian Kelapa Bakar di Bandung Raya yang Patut Dicoba Untuk Menghangatkan Tubuh Saat Musim Hujan

Odading adalah jajanan berbahan dasar tepung yang adonannya kemudian digoreng. Penjual odading biasanya juga menjual cakue.

Odading Mang Oleh sendiri dijual di gerobak PKL di Jalan Baranang Siang di sekitar Gedung Rumentang Siang, Kota Bandung.

Odading Mang Oleh yang dijual langsung oleh pemiliknya, Mang Sholeh, ini sudah menjadi jajanan khas yang bisa didapat di sekitar Pasar Kosambi, sejak puluhan tahun lalu.

Odading Mang Oleh menjadi viral setelah beredar video endorse atau review dari seseorang yang berjuluk Ade Londok, di media sosial.

Videonya beredar di twitter sampai instagram. Suara yang berapi-api bahkan jadi tren kemudian digunakan dalam suara latar oleh para pengguna TikTok.

"Odading Mang Oleh, rasanya seperti anda menjadi Iron Man. Belilah Odading Mang Oleh, didieu, karena kalau Anda teu ngadahar Odading Mang Oleh, maneh teu gaul jeung aing. Lain balad aing," kata Ade Londok dalam video yang beredar tersebut.

Penuturannya yang berapi-api dan terkesan lucu ini pun membuat orang yang menonton videonya jadi penasaran dengan Odading Mang Oleh.

Akhirnya, orang pun semakin banyak yang berdatangan membeli Odading Mang Oleh.

Tidak hanya ibu-ibu yang baru berbelanja dari Pasar Kosambi seperti biasanya, kini muda-mudi, pegawai kantoran, sampai wisatawan pun ngantre untuk membeli Odading Mang Oleh.

Banyak di antaranya yang berselfie dengan latar gerobak Mang Oleh atau membuat konten video, untuk diposting di akun media sosial pribadinya.

Saat ditemui di tempat jualannya, Mang Oleh mengatakan video viral sangat mendongkrak omzet jualannya.

Kalau sebelum video itu mulai beredar empat hari lalu, kata Mang Oleh,
biasanya ia hanya menghabiskan 25 kilogram tepung terigu untuk membuat cakue dan odading.

Namun kini, bisa menghabiskan sampai 120 kilogram terigu dalam sehari.

Di masa pandemi ini, Mang Oleh ikut menjalankan protokol kesehatan dan untuk itu, ia menambah lagi satu gerobak agar ia bisa menambah kapasitas produksi dan menjaga jarak dengan pelanggannya.

"Saya sendiri sudah berjualan odading sejak 1987. Terus tahun 90-an pindah ke lokasi sekarang. Dulu yang terkenalnya cakue, sekarang odading sama cakue sama-sama terkenal, sejak ada video viral itu dari Ade Londok," kata pria yang akrab disapa Mang Oleh ini, Selasa (15/9).

Mang Oleh mengatakan selain terigu, bahan utama yang digunakan untuk membuat odadingnya adalah soda kue, mentega, ragi, gula, dan minyak. Sedangkan untuk membuat cakue, gula diganti dengan garam.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
81 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved