Kesehatan

Mengenal Manfaat Enzim hingga Efeknya Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Enzim merupakan salah satu jenis kelompok protein yang diperlukan oleh seluruh makhluk hidup.

Penulis: TribunJabar
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Istimewa
Peneliti dari Magister Sekolah Farmasi ITB (Yunita Melianasari, Deasy Diah, Putu Wina Margarani, dan Silviyanita Isna), melakukan diskusi online mengenai enzim. 

Mengenal Manfaat Enzim Hingga Efeknya Bagi Kesehatan Tubuh Manusia Menurut Mahasiswa Magister Sekolah Farmasi ITB

TRIBUNJABARWIKI.ID - Enzim merupakan salah satu jenis kelompok protein yang diperlukan oleh seluruh makhluk hidup.

Satu di antara fungsi enzim yaitu untuk membantu mempercepat setiap reaksi kimia sel-sel di dalam tubuh.

Tanpa adanya enzim maka reaksi kimia di dalam tubuh kita akan berjalan lambat.

Menurut para peneliti dari Magister Sekolah Farmasi ITB (Yunita Melianasari, Deasy Diah, Putu Wina Margarani, dan Silviyanita Isna), manfaat enzim yang paling penting yakni sebagai katalis dari banyak reaksi kimia di dalam tubuh.

Sehingga, enzim bisa memastikan keberlangsungan hidup pada sel tubuh.

Peneliti dari Magister Sekolah Farmasi ITB (Yunita Melianasari, Deasy Diah, Putu Wina Margarani, dan Silviyanita Isna), melakukan diskusi online mengenai enzim.
Peneliti dari Magister Sekolah Farmasi ITB (Yunita Melianasari, Deasy Diah, Putu Wina Margarani, dan Silviyanita Isna), melakukan diskusi online mengenai enzim. (Istimewa)

Fungsi lainnya adalah untuk mengendalikan proses DNA traskripsi (proses pembuatan RNA terutama mRNA dengan menyalin sebagian berkas DNA, sebagai bagian penting dalam rangkaian proses pembelahan sel),

Yunita, mengatakan, Enzim juga berperan menjaga pH tubuh, bermanfaat dalam menghambat fermentasi sel.

"Menurit para peneliti, bahwa proses fermentasi sel menjadi pemicu sebagian besar kanker. Fermentasi ini terjadi karena kurangnya oksigen dalam sel, yang dapat disebabkan oleh malnutrisi," ujar Yunita kepada Tribun Jabar, ditemui di Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesa No 10, Kota Bandung, Senin (18/5/2020).

Yunita menambahkan, beberapa Enzim yang sangat penting didalam tubuh kita berada di pencernaan.

Makanan bernutrisi berperan penting dalam ketersediaan enzim.

Enzim yang berasal dari sayuran yang kita makan, akan segera teraktifasi dalam pH berbeda-beda tergantung jenis enzim.

"Jika enzim berada di lingkungan yang tidak sesuai, maka enzim tidak akan bekerja. Misalnya pepsin bekerja pada pH asam, amilase bekerja pada pH basa," jelas Yunita.

Dikanjutkan oleh Wina, Defisiensi enzim bisa terjadi disebabkan oleh sifat kondisional atau cogenital.

"Defisiensi enzim yang bersifat kondisional, terjadi bila kondisi normal sistem cerna terganggu, ada trauma, biasanya karena terlalu sering mengkonsumsi antibiotik, atau obat-obat NSAID untuk menghilangkan rasa sakit, makan dalam kondisi psikis stres, adanya infeksi atau luka pada saluran cerna," kata Wina kepada Tribun Jabar di lokasi yang sama.

Wina mengungkapkan, terdapat berbagai gejala yang berkaitan erat dengan defisiensi enzim.

Bila faktor eksternal ini dieliminasi, tubuh belum tentu mampu memproduksi kembali enzim dalam jumlah yang sesuai, sehingga dibutuhkan asupan enzim untuk membantu proses pencernaan makanan.

"Defisiensi enzim yang bersifart cogenital ini adalah defisiensi yang terjadi sejak lahir, bawaan, atau sering disebut sebagai bentuk intoleransi alergi makanan. Seperti laktose dan atau gluten intoleran," tutur Wina.

Putu menambahkan, berdasarkan jenis enzimnya, defisiensi enzim juga menunjukkan gejala tertentu.

Di antaranya gatal-gatal yang disertai adanya substrat air, atau iritasi yang bersifat basah, menyebabkan depresi, nyeri pada leher dan bahu, PMS, mood swings, kelelahan dan inflamasi.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved